Gejala Kista Endometriosis

Kista endometriosis adalah kasus jaringan endometrium (lapisan dinding rahim) yang tumbuh di luar rahim (implan endometrium). Kata endometrium sendiri berasal dari bahasa Latin (Yunani) yaitu endo (di dalam) dan metra (rahim). Endometriosis disebabkan oleh implan yang tumbuh di tempat yang salah, akibatnya nyeri haid berlebihan, disertai dengan nyeri panggul, dan nyeri sewaktu berhubungan intim.

Dalam setiap siklus haid, endometrium menebal dengan tumbuhnya pembuluh darah dan jaringan untuk mempersiapkan diri menerima sel telur yang akan dilepaskan oleh indung telur. Rahim (uterus) dan indung telur (ovarium) terhubungkan dengan saluran telur, yang juga disebut sebagai tuba falopii (fallopian tube). Apabila telur yang sudah matang tidak dibuahi oleh sperma, maka lapisan dinding rahim tidak akan mengelupas pada akhir siklus. Lepasnya lapisan dinding rahim itulah yang disebut peristiwa haid. Keseluruhan proses itu diatur oleh hormon reproduksi, dan biasanya memerlukan waktu antara 28 sampai 30 hari, dan kembali lagi ke awal proses.

Jika tidak ada kelainan ginekologis, rasa nyeri tersebut adalah gejala dismenorea primer sebagai gejala biasa yang mungkin dialami setiap wanita pada masa pubernya. Meskipun terasa sakit, dismenorea primer tidak berbahaya. Rasa nyeri itu biasanya akan lenyap pada pertengahan usia 20-an.

Saat haid, darah ke luar sehingga membuat jaringan endometrium implan membengkak (radang) dengan disertai rasa nyeri, dan gejala-gejala lain. Penderita akan mengeluh selama siklus haid, yang meningkat siksaannya menjadi semakin parah pada hari-hari terakhir masa haid. Rasa nyeri berlebihan dari endometriosis terjadi karena jaringan implan tersebut bereaksi terhadap rangsangan hormon estrogen, yang juga ikut pecah selama haid mengikuti endometrium yang asli di tempatnya semula (dinding rahim). Kondisi tersebut memicu respons sistem peradangan tubuh untuk mengaktifkan senyawa sitokin yang memberikan sinyal nyeri tersebut. Namun, penderita kista endometriosis terkadang ada yang mengalami nyeri yang hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa pun.

Jika pembengkakan terjadi di dalam pinggul di belakang rahim, seperti yang kadang-kadang terjadi, maka pada saat melakukan hubungan intim (seks) akan terasa sakit ketika terjadi penetrasi vagina yang dalam. Selain itu, karena darah dan jaringan kecil ini diserap oleh organ di sekitarnya. Proses itu dapat menyebabkan terjadinya penempelan antara sesama jaringan yang luka tersebut, atau menempel pada indung telur dan saluran indung telur. Bila terjadi penyumbatan saluran indung telur, dapat terjadi kemandulan.


=====================================

>>> Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Miom dan Tumor, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Kista Endometriosis and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>